Surat 12 Ayat 20 (Al Quran Surat Yusuf Ayat 20)

Yang dimaksud surat 12 ayat 20 adalah merujuk pada al Quran Surat Yusuf ayat 20. Hal ini karena Yusuf adalah nama surat yang ke-12 dalam Qur’an.

Untuk melengkapi wawasan Quran, mari kita kita baca surat ke-12 pada ayat ke-20 dan mengkajinya. Sehingga kita diharapkan memahami bagaimana cerita Nabi Yusuf dalam menyebarkan dakwah kepada umatnya.

Bacaan Surat 12 Ayat 20

surat 12 ayat 20
Surat Yusuf ayat 20. Sumber: https://nahwu.id/

Mengutip dari situs Quran Nu Or id, surat 12 ayat 20 dalam teks Arab, Latin dan artinya dapat dibaca sebagai berikut:

Tulisan Arab Surat 12 Ayat 20

وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ دَرَاهِمَ مَعْدُودَةٍ وَكَانُوا فِيهِ مِنَ الزَّاهِدِينَ

Tulisan Latin Surat 12 Ayat 20

wa syarauhu bitsamanim bakhsin darâhima ma‘dûdah, wa kânû fîhi minaz-zâhidîn

Terjemahan Surat 12 Ayat 20

Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf (Qs 12: 20).

Tafsir surat 12 ayat 20 (Surat Yusuf ayat 20)

Menyarikan dari tafsir KEMENAG RI sebagai kelanjutan dari surat Yusuf ayat 19 yang lalu, ayat ke-20 dari Surat Yusuf  (Qs 12/20) ini menceritakan perjalanan kafilah yang akhirnya tiba di Mesir, di mana Yusuf dijual dengan harga yang sangat rendah dibandingkan dengan nilai sebenarnya sebagai seorang budak.

Para penafsir menyebutkan bahwa nilai jual Yusuf lebih rendah dari 40 dirham, karena tradisi di sana menyatakan bahwa jika uang mencapai 40 dirham atau lebih, maka tidak dihitung lagi, melainkan ditimbang.

Penjualan Yusuf dengan harga yang sangat murah didasari oleh kekhawatiran para penjual, yang mungkin takut jika orang lain mengetahui bahwa Yusuf sebenarnya bukanlah seorang budak, melainkan seorang pemuda tampan dan sehat.

Alasan di balik penjualan murah ini adalah upaya para penjual untuk segera melepaskan diri dari Yusuf. Mereka ingin menghindari risiko bahwa seseorang dapat mengetahui bahwa Yusuf adalah seorang pemuda merdeka, anak dari keluarga baik.

Keinginan mereka untuk melepaskan diri secepat mungkin dari Yusuf membuat mereka rela menjualnya dengan harga berapapun, asalkan mereka mendapatkan uang sebagai imbalan. Seolah-olah, takdir Allah memastikan bahwa Yusuf dijual kepada seorang penguasa Mesir yang berpengaruh, yaitu al-Aziz, yang pada akhirnya memberikan kesempatan kepada Yusuf untuk naik ke tingkat kekuasaan dan kemuliaan.

Penutup

Dengan merujuk pada surat 12 ayat 20 ini, kita memahami penggalan kisah Nabi Yusuf dalam menyampaikan dakwah kepada umatnya. Ayat ke- 20 dari Surat Yusuf bukan hanya sekadar angka dan urutan dalam al-Qur’an, melainkan jalan menuju pengertian lebih mendalam tentang bagaimana Nabi Yusuf mengemban misi dakwahnya. Wallahu a’lam bisshawab.