Penjelasan Quran Surat 12 Ayat 19

Pencinta al Quran tentu tahu surat 12 ayat 19. Ya, itu merujuk pada surat ke-12, yaitu Yusuf dengan ayat ke-19. Surat 12 Ayat 19 ini merupakan salah satu ayat yang berisi kisah Nabi Yusuf As.

Kesempatan ini, perkenankan Dakwah.web.id mengingatkan kembali bacaan surat 12 ayat 19 berikut tafsirnya. Semoga Anda berkenan membacanya untuk memperdalam pengetahuan al Quran kita.

Bacaan Quran Surat 12 Ayat 19

Surat Yusuf ayat 19
Surat 12 ayat 19 Arab, Latin dan Artinya

Tulisan surat 12 ayat 19 atau surat Yusuf ayat 19 Arab:

وَجَاءَتْ سَيَّارَةٌ فَأَرْسَلُوا وَارِدَهُمْ فَأَدْلَىٰ دَلْوَهُ ۖ قَالَ يَا بُشْرَىٰ هَٰذَا غُلَامٌ ۚ وَأَسَرُّوهُ بِضَاعَةً ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَعْمَلُونَ
Terjemahan surat 12 ayat 19: Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya, dia berkata: “Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda!” Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan

Tafsir KEMENAG Surat 12 Ayat 19

Merujuk pada Tafsir Surat Yusuf ayat 19 KEMENAG RI, Surat 12 ayat 19 ini menceritakan tentang Nabi Yusuf kecil ketika dalam sumur. Segera setelah Yusuf dikucilkan ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya, tak lama kemudian muncullah sekelompok musafir dari Madyan, mereka dalam perjalanan menuju Mesir.

Rupanya, mereka sedang menghadapi kekurangan air, dan tanpa sengaja, mereka berhenti di dekat sumur tempat Yusuf terperangkap. Dengan kebutuhan mendesak akan air, mereka turun ke sumur dan mengulurkan timba untuk mengecek ketersediaan air. Saat itulah, hati Yusuf penuh sukacita dan harapan melihat timba itu, yakin bahwa bantuan datang dan dia akan terbebas dari kesusahan. Dengan cepat, Yusuf meraih tali timba itu dengan kuat, membuat para musafir kagum dengan beratnya timba yang mereka anggap penuh air.

Namun, keheranan mereka bertambah ketika mereka menarik tali dengan susah payah, dan yang terangkat bukanlah air, melainkan seorang anak kecil yang memesona. Pemimpin rombongan itu, yang jelas merasa senang dengan penemuan tak terduga ini, langsung melihat peluang besar dalam menjual Yusuf kepada orang kaya di Mesir.

Dengan gesit, dia memberi perintah agar Yusuf disembunyikan dari pandangan orang lain, khawatir bahwa penduduk setempat mungkin mengenalinya dan bisa mengungkap identitas aslinya. Namun, pada hakikatnya, Allah mengetahui segala maksud dan tujuan yang tersembunyi, termasuk niat busuk pemimpin rombongan tersebut dan rencananya untuk mengambil keuntungan dari nasib Yusuf yang tidak terduga ini. Kemudian kisah Nabi Yusuf dalam al Qur’an dilanjutkan di ayat selanjutnya, Surat Yusuf ayat 20 dimana Beliau dijual dengan harga murah.

Demikian penjelasan Quran Surat 12 Ayat 19 tentang kisah Nabiyullah Yusuf. Semoga kita bisa memetik hikmah dan kandungan dari cerita para Nabi dan Rasulullah. Amin.