PJU KDM di Narogong, Kabupaten Bogor, Belum Berfungsi Secara Optimal

Penerangan Jalan Umum (PJU) yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Jalan Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mengalami kendala dalam operasionalnya. Masyarakat setempat melaporkan bahwa PJU ini sering kali mati, sehingga ruas jalan tersebut tetap dalam kondisi gelap saat malam hari, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.
Penyebab Gangguan PJU KDM di Narogong
Rakhmanita, Pengawas Transportasi Darat UPTD Wilayah 1, menjelaskan bahwa padamnya PJU di area tersebut disebabkan oleh adanya perbaikan jaringan yang sedang berlangsung. Tim teknis saat ini tengah fokus untuk memperbaiki segmen yang mengalami masalah.
“Kami sedang melakukan perbaikan pada jaringan yang bermasalah. Memang ada satu rombongan PJU yang mati, sehingga proses penyaluran listrik berlangsung bertahap di seluruh Kabupaten Bogor. Kebetulan, untuk Narogong, perbaikan jaringan masih dalam tahap penyelesaian,” ungkap Rakhmanita pada Selasa, 14 April 2026.
Faktor Penyebab Lainnya
Rakhmanita juga menambahkan bahwa sebelum terjadi gangguan, jaringan PJU berfungsi dengan normal. Namun, beberapa faktor eksternal, seperti cuaca buruk dan korsleting, menyebabkan kembali terjadinya masalah pada sistem penerangan tersebut.
- Cuaca ekstrem yang menyebabkan kerusakan pada infrastruktur.
- Korsleting listrik yang mengganggu aliran energi ke PJU.
- Komponen yang tidak berfungsi dengan baik.
- Perawatan yang belum optimal untuk menjaga kinerja jaringan.
- Permasalahan jaringan yang memerlukan perbaikan menyeluruh.
Rencana Perbaikan Jaringan PJU KDM
Dalam upayanya untuk mengatasi masalah ini, Rakhmanita menjelaskan bahwa panel-panel PJU akan dirombak dan disusun kembali. Hal ini dimaksudkan agar sistem dapat beroperasi secara optimal dan mengurangi kemungkinan terjadinya masalah di kemudian hari.
“Kami khawatir jika perbaikan ini tidak dilakukan secara menyeluruh, maka PJU akan kembali mengalami gangguan. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melakukan perombakan yang memerlukan waktu lebih lama, karena ada beberapa komponen tambahan yang harus dipasang,” imbuhnya.
Proses dan Waktu Perbaikan
Rakhmanita menegaskan bahwa tim teknis saat ini telah berada di lapangan dan proses perbaikan terus berlangsung. Namun, ia mengakui bahwa perbaikan ini lebih rumit daripada yang direncanakan sebelumnya, mengingat adanya penambahan komponen yang diperlukan untuk meningkatkan stabilitas sistem PJU.
“Awalnya, kami memprediksi perbaikan dapat dilakukan dengan cepat. Namun, setelah melakukan evaluasi, kami menyadari bahwa pendekatan kami perlu diperbaiki agar tidak ada lagi masalah di masa mendatang,” pungkasnya.
Target Kembalinya PJU KDM Narogong Berfungsi
Meski perbaikan membutuhkan waktu lebih lama, Rakhmanita tetap optimis bahwa PJU di ruas jalan Narogong akan kembali berfungsi dalam waktu dekat. Ia menargetkan bahwa seluruh sistem penerangan akan menyala kembali paling lambat dalam seminggu.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan ini secepat mungkin. Kami berharap semua PJU dapat kembali menyala paling lambat minggu depan,” tambahnya, memberikan harapan bagi masyarakat yang berharap agar keadaan jalan kembali aman dan terang.
Melihat pentingnya penerangan jalan bagi keselamatan pengguna, upaya untuk memastikan kinerja PJU KDM di Narogong menjadi salah satu prioritas bagi pihak berwenang. Dengan langkah-langkah perbaikan yang sedang dilakukan, diharapkan masyarakat dapat kembali merasakan manfaat dari penerangan yang optimal.


