AUSTIN – Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa yang mengesankan pada sesi latihan bebas kedua (FP2) Moto3 di Amerika 2026, yang berlangsung di Circuit of the Americas pada Sabtu malam waktu Indonesia (28/3). Dengan berhasil menembus posisi 10 besar, Veda memberikan sinyal positif tentang kemampuannya di level internasional.
Performa Menjanjikan Veda Ega di FP2
Di usia 17 tahun, Veda Ega berhasil mengakhiri sesi FP2 dengan catatan waktu yang hanya terpaut 0,629 detik dari pembalap tercepat, Alvaro Carpe. Pembalap yang membela tim Red Bull KTM Ajo ini mencatat waktu terbaik 2 menit 13,190 detik, menunjukkan betapa ketatnya persaingan di sirkuit ini.
Dinamika Sesi Latihan
Jalannya FP2 memberikan banyak momen menarik bagi Veda. Pada tujuh menit pertama, ia sempat menghuni posisi ke-15, namun hanya dalam waktu dua menit, ia terjun ke peringkat 21. Di awal sesi, posisi teratas sempat dikuasai oleh Maximo Quiles, menambah ketegangan dalam kompetisi ini.
Walaupun mengalami fluktuasi posisi, performa Veda kemudian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ia berhasil memperbaiki waktu lapnya dan sempat memasuki delapan besar, dengan selisih 1,370 detik dari catatan Quiles. Namun, sesi tersebut sempat terhenti akibat insiden yang melibatkan Qormac Buchanan di tikungan ke-19, yang memaksa keluarnya bendera merah.
Strategi dan Ketahanan Veda Ega
Setelah sesi dilanjutkan, Veda kembali mengalami perubahan posisi. Ia sempat turun ke urutan kesembilan, kemudian terlempar ke posisi ke-11 saat hanya tersisa sembilan menit. Di fase akhir, Veda mengalami penurunan lebih jauh hingga ke urutan ke-16. Namun, di menit-menit terakhir, ia melakukan perbaikan yang mengesankan.
- Berhasil meraih posisi sembilan dengan kurang dari tiga menit tersisa
- Tutup sesi dengan peringkat ke-10
- Menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik di sirkuit
- Mempertahankan fokus meskipun mengalami perubahan posisi
- Memberikan harapan untuk sesi berikutnya
Papan Atas Hasil FP2
Di papan atas, Alvaro Carpe memimpin, diikuti oleh pembalap Red Bull KTM Tech3, Valentin Perrone, serta Joel Esteban dari LevelUp MTA yang melengkapi posisi tiga besar. Maximo Quiles dan Guido Pini menyusul di posisi keempat dan kelima, mencerminkan kompetisi yang sangat ketat di kelas Moto3 ini.
Peluang Veda Ega di Moto3
Hasil dari FP2 ini menjadi sinyal positif bagi Veda Ega, yang terus menunjukkan perkembangan pesat di pentas dunia. Dengan tampil kompetitif di COTA, ia membuka peluang untuk meraih hasil yang lebih baik pada sesi-sesi berikutnya. Dengan konsistensi dan peningkatan performa yang terlihat, Veda Ega siap untuk menghadapi tantangan selanjutnya di kejuaraan Moto3.
Sebagai pembalap muda, Veda menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk bersaing di level tertinggi. Dengan dukungan yang tepat dan pengalaman yang terus bertambah, Veda Ega bisa menjadi salah satu nama yang diperhitungkan di masa depan. Perjuangannya di sirkuit Amerika ini adalah langkah awal untuk meraih impiannya di dunia balap motor internasional.
