UMI Wisuda 3.024 Wisudawan, Lahirkan Ribuan Agen Perubahan untuk Masa Depan

Jakarta – Universitas Muslim Indonesia (UMI) baru saja melaksanakan wisuda untuk 3.024 lulusan dalam rangka Wisuda Periode I Tahun 2026. Acara ini berlangsung selama tiga hari, dengan hari pertama mencatatkan jumlah lulusan sebanyak 1.099 orang. Dari angka tersebut, terdiri atas 661 lulusan dari program Sarjana dan Profesi serta 438 lulusan dari program Pascasarjana. Rektor UMI, Hambali Thalib, menekankan bahwa wisuda lebih dari sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan momen yang menggambarkan perjalanan panjang mahasiswa, pengorbanan orang tua, dan bantuan dari Tuhan yang berujung pada pencapaian gelar.

Menjadi Agen Perubahan Melalui Pendidikan

Hambali menyatakan bahwa UMI tidak hanya berfokus pada pencapaian gelar Sarjana, tetapi juga berkomitmen untuk memperkuat pendidikan profesi dan pascasarjana sebagai pusat keunggulan ilmu. Dalam periode ini, UMI berhasil meluluskan 2.030 Sarjana (S1), 545 lulusan Pendidikan Profesi, 372 Magister, 66 Doktor, serta 11 lulusan Diploma III (D3). “Angka-angka ini bukan hanya data statistik, tetapi merupakan indikator bahwa UMI tengah menciptakan ribuan agen perubahan dan pemimpin masa depan bagi bangsa,” ujarnya dengan tegas.

Data Lulusan dan Program Studi

Dalam pidato tersebut, Hambali juga menyoroti kekuatan dan keberhasilan kelembagaan UMI. Saat ini, UMI memiliki total 142.995 alumni dan 117 guru besar, menjadikannya perguruan tinggi swasta dengan jumlah guru besar terbanyak di Indonesia. UMI juga mencatatkan diri sebagai kampus pertama di luar Pulau Jawa yang meraih akreditasi Unggul, baik untuk perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Dengan 67 program studi yang ditawarkan di berbagai jenjang, sekitar 50 persen di antaranya telah terakreditasi Unggul dan A. Hambali menegaskan komitmen UMI untuk terus memperluas pengembangan akademik demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Capaian Terbaru UMI

Beberapa pencapaian terbaru UMI mencakup pembukaan Program Magister Teknik Industri yang merupakan yang pertama di Indonesia Timur, serta Program Magister Kenotariatan di perguruan tinggi swasta pertama di kawasan tersebut. Selain itu, UMI juga mengembangkan program baru seperti Pendidikan Profesi Guru Agama dan beberapa program doktoral, termasuk Doktor Teknik Kimia dan Doktor Teknik Sipil. Rencana pembukaan Magister Biomedik serta program spesialis di Fakultas Kedokteran juga tengah dipersiapkan.

Internasionalisasi UMI

Di tingkat nasional dan global, UMI terus memperkokoh posisinya sebagai kampus yang berkembang. Tercatat ada 16 mahasiswa asing yang belajar di 12 program studi, termasuk mahasiswa dari Palestina di Fakultas Kedokteran dan seorang mahasiswa dari Aljazair yang berhasil menyelesaikan studi Doktor Ilmu Hukum pada hari pertama wisuda. UMI juga menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di luar Pulau Jawa yang mendapat kesempatan untuk mengadakan Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang, dengan 35 calon mahasiswa internasional yang telah mendaftar dari berbagai negara.

Peringkat dan Penghargaan

Hambali juga mengungkapkan berbagai pencapaian UMI dalam pemeringkatan tahun 2026. UMI berada di peringkat 66 nasional menurut versi Webometrics dan menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di kawasan timur Indonesia. Selain itu, peringkat 114 nasional dan 2.999 Asia versi EduRank, serta peringkat 73 nasional versi UniRanks, menunjukkan reputasi UMI yang semakin kuat. UMI juga berhasil meraih 85 judul nasional dalam Program Bantuan Insentif Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2026, yang terdiri dari 54 penelitian dan 31 pengabdian kepada masyarakat.

Riset dan Solusi untuk Masyarakat

Hambali menegaskan bahwa pencapaian tersebut menandakan bahwa penelitian dosen UMI tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Ia berharap para wisudawan tidak hanya pulang dengan membawa toga dan ijazah, tetapi juga membawa rasa hormat yang lebih besar kepada orang tua mereka. Keberhasilan akademik, menurutnya, tidak akan pernah lebih mulia dibandingkan dengan perjuangan yang dilakukan oleh ayah dan ibu dalam membangun jalan hidup untuk anak-anak mereka.

Komitmen UMI dalam Pendidikan

Hambali menegaskan bahwa UMI akan terus membuka akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat melalui berbagai skema beasiswa. Ini adalah bentuk komitmen UMI untuk memastikan bahwa pendidikan yang berkualitas dapat diakses oleh siapa saja, tanpa terkendala oleh keadaan ekonomi. UMI percaya bahwa kampus yang hebat adalah kampus yang tidak membiarkan kesulitan memadamkan harapan bagi calon-calon pemimpin masa depan.

Wisuda sebagai Titik Awal

Wisuda di UMI bukan hanya merupakan akhir dari perjalanan pendidikan, tetapi juga awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari dan berkontribusi positif untuk masyarakat. Dengan bekal pendidikan yang telah didapat, diharapkan para wisudawan dapat menjadi inspirator dan penggerak perubahan di lingkungan sekitar mereka.

Memperkuat Jaringan Alumni

Di samping itu, UMI juga terus berupaya memperkuat jaringan alumni agar dapat saling mendukung dan berkolaborasi dalam berbagai bidang. Dengan adanya komunitas alumni yang kuat, diharapkan dapat tercipta peluang-peluang baru bagi lulusan dalam mengembangkan karier mereka. Ini sejalan dengan visi UMI untuk mencetak bukan hanya sarjana, tetapi juga pemimpin yang siap menghadapi tantangan di masa depan.

Peluang Kerja dan Kewirausahaan

UMI memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswanya. Melalui berbagai program pelatihan dan seminar kewirausahaan, mahasiswa didorong untuk mengembangkan jiwa wirausaha mereka. Hal ini sangat penting, mengingat tantangan dunia kerja yang semakin kompleks, di mana lulusan tidak hanya dituntut untuk mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan.

Visi dan Misi UMI ke Depan

Ke depan, UMI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan berinovasi dalam pengajaran dan penelitian. Visi dan misi UMI adalah untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global. Dengan berbagai program dan inisiatif yang telah diluncurkan, UMI bertekad untuk menciptakan lingkungan akademik yang kondusif bagi pengembangan potensi mahasiswa.

Pendidikan Berbasis Teknologi

UMI juga menyadari pentingnya teknologi dalam pendidikan modern. Oleh karena itu, pengintegrasian teknologi dalam proses pembelajaran menjadi salah satu fokus utama. Dengan memanfaatkan teknologi, UMI berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi mahasiswa, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin digital.

Kesadaran Sosial dan Tanggung Jawab Masyarakat

Melalui program pengabdian kepada masyarakat, UMI mendorong mahasiswa untuk lebih peduli terhadap isu-isu sosial. Dengan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial, mahasiswa dapat belajar untuk memahami permasalahan yang ada di masyarakat dan berkontribusi dalam mencari solusi. Hal ini sejalan dengan misi UMI untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Dengan semua pencapaian dan komitmen yang telah diuraikan, UMI terus melangkah maju sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Melahirkan ribuan agen perubahan untuk masa depan, UMI siap berkontribusi dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Exit mobile version