Menjelang Lebaran 2023, masyarakat Sulawesi berhak merasa tenang mengenai pasokan energi. Pemerintah telah memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), gas LPG, dan listrik dalam kondisi aman untuk mendukung mobilitas selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri. Hal ini merupakan langkah penting untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalani tradisi yang sarat makna ini.
Pemantauan Langsung oleh Tim ESDM
Pemeriksaan kesiapan pasokan energi dilakukan oleh Tim Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengunjungi infrastruktur energi di Kota Makassar pada Jumat, 13 Maret. Peninjauan ini dipimpin oleh Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, yang hadir bersama anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) seperti Harya Adityawarman dan Hasbi Anshory.
Lubis menegaskan, “Kami telah memverifikasi ketersediaan BBM dan LPG, dan hasilnya menunjukkan bahwa pasokan cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir.” Kunjungan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk BPH Migas, Ditjen Migas, Pertamina Patra Niaga, dan Dewan Energi Nasional, untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat terpenuhi.
Imbauan untuk Tidak Melakukan Penimbunan
Di tengah kepastian pasokan yang aman, Lubis juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari perilaku membeli secara berlebihan atau melakukan penimbunan BBM. “Stok energi kami terjaga karena pasokan dari kapal pengangkut datang secara rutin dan berkesinambungan, sehingga kondisi energi nasional, termasuk di Sulawesi, berada dalam status aman,” tambahnya.
Kesiapan Distribusi Energi di Sulawesi
Dalam kesempatan yang sama, Harya Adityawarman menjelaskan bahwa fokus pemantauan adalah pada distribusi BBM dan LPG di Sulawesi. Salah satu titik penting perhatian adalah Integrated Terminal Makassar, yang berfungsi sebagai pusat distribusi energi untuk Sulawesi Selatan dan sekitarnya. Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya BPH Migas, Kementerian ESDM, dan Dewan Energi Nasional untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama Ramadan dan Idul Fitri.
“Pemerintah berkomitmen untuk menjaga semua rantai pasok energi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan. Kami ingin memastikan bahwa distribusi BBM dan LPG selama periode ini berjalan dengan lancar,” ujar Adityawarman.
Pemantauan SPBU di Makassar
Hasbi Anshory, anggota Komite BPH Migas lainnya, menyatakan bahwa mereka juga melakukan pemantauan terhadap sarana dan fasilitas di beberapa SPBU di Makassar. “Hari ini, kami mengunjungi SPBU di kota Makassar untuk memastikan bahwa stok BBM dalam keadaan aman. Kami juga melakukan tera dan uji kualitas BBM, dan semua hasilnya sesuai dengan standar yang berlaku,” ungkapnya.
Pemantauan Pasokan Listrik oleh PLN
Tidak hanya sektor migas, pemantauan juga dilakukan terhadap pasokan listrik di wilayah Sulawesi. Kunjungan dilakukan di fasilitas PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Makassar. Hasbi menjelaskan bahwa PT PLN berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
BPH Migas memberikan dukungan penuh terhadap kesiapan PLN dalam memastikan pasokan listrik tetap stabil. “Kami telah meninjau dan melihat bahwa sistem kelistrikan di Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, memiliki cadangan daya yang cukup. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa khawatir akan adanya gangguan pasokan,” tambah Hasbi.
Kehandalan Sistem Energi di Sulawesi
Keandalan sistem energi di Sulawesi menjadi prioritas utama pemerintah. Dengan pemantauan yang cermat dan langkah-langkah proaktif, diharapkan semua kebutuhan energi masyarakat dapat dipenuhi. Masyarakat diharapkan dapat merayakan Lebaran dengan nyaman, tanpa adanya kekhawatiran mengenai ketersediaan BBM, LPG, atau listrik.
- Ketersediaan BBM dan LPG terjaga dengan baik.
- Pemerintah mengingatkan untuk tidak melakukan penimbunan BBM.
- Integrated Terminal Makassar berperan penting dalam distribusi energi.
- Pemantauan kualitas BBM di SPBU dilakukan secara ketat.
- Cadangan daya listrik di Sulawesi cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga kestabilan pasokan energi, terutama di saat-saat penting seperti Lebaran. Melalui kerjasama antara berbagai instansi, diharapkan masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan dengan tenang, tanpa ada kendala yang mengganggu.
