Palu Resmi Ekspor Durian Montong ke Tiongkok, Tandai Sejarah Baru Pertanian Indonesia

Palu, Sulawesi Tengah, baru-baru ini mencatatkan tonggak sejarah penting dalam dunia pertanian Indonesia dengan langkah berani mengekspor durian Montong ke Tiongkok. Langkah ini tidak hanya menandai keunggulan produk lokal, tetapi juga menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh sektor pertanian di daerah ini. Persiapan untuk ekspor ini telah ditinjau secara langsung oleh Kepala Balai Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M Panggabean, yang menyatakan optimisme mengenai masa depan durian Montong di pasar internasional.
Durian Montong: Komoditas Unggulan dari Sulawesi Tengah
Menurut Sahat M Panggabean, Sulawesi Tengah kini menjadi salah satu provinsi dengan volume ekspor tertinggi di Indonesia. Dalam kunjungan persiapan ekspor durian di Palu, ia mengungkapkan bahwa target untuk tahun 2026 adalah mengekspor 8.100 ton durian Montong, yang diperkirakan dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp750 miliar. Ini merupakan angka yang cukup signifikan dan menunjukkan potensi besar dari komoditas ini.
Data Ekspor Durian Montong
Sejak awal tahun 2026, nilai ekspor dari Sulawesi Tengah telah mencapai Rp377,5 miliar dengan total volume 4.077 ton. Rencana pelepasan ekspor durian ini ditargetkan berlangsung pada 16 April, dengan nilai estimasi mencapai Rp42,5 miliar dan volume 459 ton. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan pasar luar negeri terhadap durian Indonesia, khususnya Montong, semakin meningkat.
Peluang Pasar di Tiongkok
“Tiongkok memiliki permintaan durian yang sangat tinggi, mencapai 8 miliar dolar AS per tahun, atau setara dengan Rp137 triliun,” ungkap Sahat. Dalam pernyataannya, ia menambahkan bahwa Indonesia optimis dapat menguasai antara 5 hingga 10 persen dari pangsa pasar tersebut, dengan potensi devisa yang dapat diperoleh berkisar antara Rp6,4 hingga Rp12,8 triliun setiap tahunnya.
Jumlah Pohon Durian di Sulawesi Tengah
Sejak Januari 2025, total pohon durian yang ada di Sulawesi Tengah tercatat sekitar 3,7 juta pohon. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,2 juta pohon sudah dalam fase produktif, sementara 2,2 juta pohon lainnya masih belum menghasilkan. Potensi produksi durian di provinsi ini mencapai 95.140 ton yang tersebar di berbagai Kabupaten dan Kota, dengan Poso dan Parigi Moutong menjadi sentra utama produksi durian.
Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Sahat M Panggabean berharap bahwa meningkatnya nilai ekspor durian Montong ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama para petani lokal. “Kami ingin agar masyarakat dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga dan berkontribusi pada ekonomi nasional,” ujarnya. Dengan adanya ekspor langsung ini, waktu logistik dapat dipangkas dari 56 hari menjadi hanya 22 hingga 26 hari, sehingga mengurangi biaya logistik hingga dua kali lipat.
Kenaikan Harga Beli Petani
Selain itu, harga beli durian dari petani juga diperkirakan akan meningkat. Sahat menjelaskan bahwa harga jual durian di Tiongkok lebih tinggi dibandingkan dengan Thailand, dengan selisih yang dapat mencapai 10 hingga 20 persen tergantung pada grade buah durian tersebut. Ini memberikan keuntungan yang signifikan bagi para petani durian di Indonesia.
Persiapan Ekspor Durian Montong
Pelepasan ekspor durian Montong ke Tiongkok dijadwalkan akan dilakukan di rumah kemas PT Duco Food Indonesia yang terletak di Kota Palu. Persiapan ini dilakukan dengan sangat matang, agar proses ekspor berjalan lancar dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh pihak Tiongkok. Hal ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga kualitas dan kuantitas produk yang diekspor.
Strategi untuk Memasuki Pasar Internasional
Dalam menghadapi pasar internasional, penting bagi Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan distribusi. Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain:
- Meningkatkan kualitas dan varietas produk durian.
- Melakukan riset pasar untuk memahami kebutuhan konsumen di Tiongkok.
- Membangun kemitraan strategis dengan importir di negara tujuan.
- Mengoptimalkan teknologi dalam proses budidaya dan pengemasan.
- Melakukan promosi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran akan produk durian Montong.
Masa Depan Ekspor Durian Montong
Dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya berusaha untuk meningkatkan perekonomian lokal tetapi juga berkontribusi pada perekonomian nasional. Sektor pertanian, khususnya komoditas seperti durian Montong, memiliki potensi besar untuk mengangkat taraf hidup masyarakat. Dengan dukungan yang tepat, ekspor durian Montong dapat menjadi salah satu pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.
Secara keseluruhan, ekspor durian Montong ke Tiongkok merupakan langkah strategis yang akan membawa dampak positif bagi sektor pertanian Indonesia. Diharapkan, dengan terus berinovasi dan beradaptasi, Indonesia dapat menjadi pemain utama di pasar durian internasional.



