Gladi Bersih TKA SD-SMP Terhambat Sinyal, Sekolah Manfaatkan Rumah Warga untuk Berlatih

Jakarta – Gladi bersih untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SD dan SMP masih menghadapi beberapa tantangan, terutama terkait dengan sinyal komunikasi. Kegiatan ini dirancang untuk mempersiapkan sekolah dalam menghadapi pelaksanaan TKA yang dijadwalkan pada April 2026. Yudianti Seto, seorang guru Bahasa Indonesia di SMPN 2 Paga, Nuaria, Detubinga, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungkapkan bahwa siswa di sekolahnya mengalami kesulitan akibat masalah sinyal dan pemadaman listrik selama gladi bersih. Bahkan, pada hari pertama pelaksanaan, mereka tidak dapat menjalankan kegiatan ini. “Kami tidak bisa melaksanakan gladi pada hari pertama karena listrik padam dan wifi juga tidak berfungsi,” jelas Yudianti.
Upaya Mengatasi Kendala Gladi Bersih
Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak sekolah berusaha mencari solusi agar gladi bersih dapat dilanjutkan pada hari kedua. Yudianti menambahkan bahwa mereka mencari rumah warga yang memiliki akses sinyal yang lebih baik untuk dijadikan lokasi pelaksanaan. “Pada hari kedua, meskipun listrik masih padam, kami berpindah lokasi ke rumah warga yang memiliki sinyal. Kami bersama siswa berjalan ke sana untuk memastikan gladi tetap bisa berlangsung,” tuturnya.
Situasi ini membuat Yudianti merasa cemas, terutama karena siswa sudah sangat siap untuk menghadapi gladi bersih. “Namun, melihat antusiasme mereka, kami sebagai guru juga termotivasi untuk terus mencari solusi,” ucapnya. Dia sangat terharu dengan semangat para siswa yang tetap optimis meski dalam keadaan sulit. “Anak-anak menyadari betapa pentingnya TKA dan berusaha menunjukkan semangat,” tambahnya.
Harapan untuk Pelaksanaan TKA yang Lancar
Yudianti berharap pelaksanaan TKA pada April 2026 dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan sinyal maupun listrik. Harapannya ini muncul karena pemadaman listrik bukanlah hal baru di daerah tersebut. “Semoga kondisi listrik dan jaringan internet dapat mendukung agar anak-anak bisa mengikuti ujian dengan tenang dan maksimal. Saya berharap pada saat pelaksanaan TKA nanti, kami tidak perlu lagi meminjam rumah warga,” pungkasnya.
Fleksibilitas dalam Pelaksanaan Gladi Bersih TKA
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan bahwa jadwal gladi bersih TKA dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. “Pelaksanaan gladi bersih bersifat fleksibel, diatur oleh satuan pendidikan sesuai dengan kesiapan mereka,” katanya. Rahmawati juga menambahkan bahwa periode gladi bersih telah diperpanjang dari 9 hingga 17 Maret 2026, memberikan waktu lebih bagi sekolah untuk mempersiapkan siswa mereka.
Jadwal Gladi Bersih TKA 2026
Berikut adalah jadwal gladi bersih TKA untuk jenjang SD dan SMP:
- Gelombang 1: 9-10 Maret 2026
- Gelombang 2: 11-12 Maret 2026
- Gelombang Khusus: 14-15 Maret 2026
- Gelombang 3: 16-17 Maret 2026
- Gelombang Tambahan: 30-31 Maret 2026
Pentingnya Gladi Bersih TKA
Gladi bersih TKA memiliki tujuan penting, di antaranya untuk memberikan edukasi mengenai penggunaan aplikasi tes kepada siswa. Dengan mengikuti gladi bersih, pelajar dapat memahami proses login, memasukkan token, dan berlatih mengerjakan soal. Sekolah juga mendapatkan kesempatan untuk memastikan kesiapan proktor, teknisi, pengawas ruang, dan pelaksana TKA.
Pengaturan Jadwal Satuan Pendidikan
Satuan pendidikan memiliki fleksibilitas dalam mengatur jadwal gladi bersih sesuai dengan kesiapan mereka. Sekolah dapat memilih untuk mengikuti gelombang gladi bersih yang berbeda dengan gelombang pelaksanaan TKA utama. Misalnya, jika suatu sekolah memilih Gelombang 4 untuk pelaksanaan TKA, mereka dapat mengikuti gladi bersih di Gelombang 1, 2, 3, atau Gelombang Tambahan.
Tujuan dari Gladi Bersih TKA
Gladi bersih ini diperuntukkan bagi seluruh satuan pendidikan yang akan mengikuti TKA pada jenjang SMP/MTs/sederajat dan SD/MI/sederajat, baik yang berstatus mandiri maupun menumpang. Setiap murid akan mendapatkan akun sesuai dengan identitas yang terdaftar dalam sistem pendataan TKA. Hal ini memberikan kesempatan bagi calon peserta untuk belajar menggunakan aplikasi tes, mulai dari proses login, memasukkan token, mengerjakan soal, hingga menyelesaikan tes.
Prosedur Operasional Standar
Ketika gladi bersih berlangsung, murid tidak diwajibkan untuk menyelesaikan soal hingga waktu yang ditentukan berakhir. Yang terpenting adalah murid dapat mencoba login, memasukkan token, dan berlatih mengerjakan beberapa soal. Dengan cara ini, diharapkan semua murid yang terdaftar dapat mengikuti gladi bersih dengan baik.
Proktor, teknisi, dan calon pengawas ruang juga diharapkan dapat menerapkan prosedur operasional standar pelaksanaan tes sebagaimana yang akan dilakukan pada pelaksanaan TKA utama, sehingga semua pihak dapat memahami alur dan mekanisme pelaksanaan secara menyeluruh.




